Minggu, 17 Juli 2011

Pupan, 21.02.2011



Pagi hari yang cerah dengan semangat yang baru. Hanya ungkapan syukur yang mampu q panjatkan hari ini karena tuhan masih percaya kepadaku tuk menjalani kehidupan yang sesungguhnya sangatlah rumit.
Menyiapkan diri, baik secara fisik dan mental tuk melakukan rutinitas yang biasa tanpa banyak bicara namun mengaplikasikan apa yang kita programkan.
Sesungguhnya bukanlah hal yang mudah menjadi seorang guru dimana q harus membimbing banyak orang sesuai dengan rulenya, meski kenyataan tak pernah sesuai dengan harapan yang ada.
Mendidik seseorang tak semudah seperti membalikkan telapak tangan, berbeda pengajar dan pendidik.
Pengajar hanyalah orang yang cukup memberikan materi yang diajarkan, sedangkan guru merupakan orang yang memberikan pngajaran sekaligus mendidik seorang siswa sesuai dengan norma – norma yang ada hingga siswa tersebut memiliki pondasi awal tuk mengenal jati dirinya serta memiliki pola pikir yang sedikit matang. Pendidik tak hanya memberikan materi yang akan diajarkan melainkan mampu mengenali setiap karakteristik siswa sesuai dengan zamannya agar tak salah dalam membimbing.
Namun kenyataan saat ini mayoritas guru hanya menjadikakn diri mereka sebagai pengajar saja dan kaum minoritaslah yang mampu menjadi pendidik, karena sesungguhnya mereka hanya mengejar sebuah target dan bukan prosesnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar